Tuesday, December 1, 2009

Siap Menghadapi Ujian dan Ulangan Umum



Tak terasa sebentar lagi kita akan menjalani ujian dan ulangan umum. Nah, apakah teman2 sudah siap untuk menghadapinya? Berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk mempersiapkannya:

1. Siapkan waktu sebaik mungkin
Perhatikan urutan mata-mata pelajaran yang akan diuji lalu jadwalkan waktu untuk belajar. Mulailah untuk mempelajari mata pelajaran yang diujikan terlebih dahulu dari sekarang. Kurangilah waktu bermainmu. Jalankan kebiasaan ini setiap hari termasuk di akhir pekan.

2. Pelajari kembali catatanmu setiap hari.
Setelah pulang sekolah, biasakan untuk mempelajari kembali catatanmu. Hal ini dilakukan agar kita benar-benar mengerti pelajaran yang kita dapatkan di sekolah.

3. Lihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulanganmu yang sebelumnya.

Melihat kembali tugas-tugas dan ulangan-ulangan sebelumnya juga merupakan proses belajar. Coba lihat kembali dimana kalian melakukan kesalahan dan carilah jawaban yang benar. Siapa tahu apabila soal tersebut termasuk dalam soal yang diujikan, kalian sudah siap untuk menyelesaikannya dengan benar.

4. Buatlah kelompok belajar.
Dengan belajar berkelompok kalian dapat bertukar pikiran untuk membahas pelajaran yang kurang dimengerti atau sulit. Tetapi pastikan bahwa saat belajar bersama, kalian memang memakai waktu tersebut untuk belajar dan bukannya mengobrol.

5. Ikuti bimbingan belajar.
Salah satu pilihan yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri kita menghadapi ujian atau ulangan umum adalah mengikuti bimbingan belajar. Dengan mengikuti bimbingan belajar, kita dapat memantapkan mata-mata pelajaran yang diajarkan di sekolah serta apabila kalian tidak mengerti, kalian dapat menanyakannya pada guru bimbingan belajar tersebut.

6. Jaga kesehatan tubuh.

Waktu ujian atau ulangan umum semakin dekat dan itu berarti kita harus belajar lebih giat hingga kadang lupa waktu. Karena terlalu lelah, kita jadi jatuh sakit, wah kalau begini kita jadi terhambat deh untuk proses belajarnya. Konsumsilah pula makanan yang bergizi yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, jangan makan makanan yang sembarangan. Intinya, kita harus menjaga kesehatan tubuh agar kesehatan kita tetap prima sehingga akhirnya kita dapat menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik.

7. "Aku bisa!"
Kadang kita merasa tidak "PeDe" (Percaya Diri) akan menyelesaikan ujian atau ulangan umum dengan baik. Buanglah jauh-jauh pikiran itu dan katakan pada diri sendiri bahwa kita siap menghadapinya dan akan mendapatkan nilai baik. Dengan mempunyai rasa percaya diri, kita akhirnya dapat berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan.

8. Selesaikan belajar sehari sebelum ujian atau ulangan umum dimulai.

Biasanya kita sering tidak tidur dimalam ujian atau ulangan umum, sehingga akhirnya kita merasa mengantuk keesokan harinya, akibatnya kita tidak bisa menyelesaikan soal-soal ujian atau ulangan umum dengan baik. Agar hal ini tidak terjadi, usahakan untuk menyelesaikan belajar sehari sebelum ulangan umum dimulai. Lalu istirahatlah yang cukup agar tidak mengantuk disaat ujian atau ulangan umum.

9. Datanglah lebih pagi.

Akhirnya hari ujian atau ulangan umum tiba. Usahakan datang lebih pagi ke sekolah karena jika kalian datang terlambat yang akan kalian pikirkan adalah "semoga tidak terlambat." Karena merasa deg-degan, materi pelajaran yang kalian sudah pelajari jauh-jauh hari jadi terlupakan deh. Bayangkan kalau kalian datang lebih pagi kan bisa mengulang catatan.
1o. Perbanyaklah sholat malam + sempatkanlah sholat dhuha,
penting ini !!!!!!

hemmm,
seringkali kita menggunakan waktu istirahat [saat ulangan umum semesteran] untuk belajar, padahal akan lebih afdhol lagi kalo kita menyempatkan waktu barang 5 menit saja untuk sholat dhuha. dan jangan pernah berpikiran ini akan menyita waktu belajar kalian ^^

Thursday, November 26, 2009

KEISTIMEWAAN BESI KETERKAITAN ANTARA AL-QURAN DAN ILMU KIMIA ^_^

Selain mengetahui asal muasal unsur besi di bumi ini seperti yang telah dibahas pada tulisan lain pada “Kajian Islam”, ada hal lain lagi yang menarik untuk dicermati tentang besi. Perlu dicatat, bahwa pembaca diharapkan terlebih dahulu paham tentang nilai numerik dari huruf arab (click link ini untuk pembahasan apa itu nilai numerik), karena fenomena matematika yang akan dijumpai dalam Al-Qur’an salah satunya hanya dapat dipahami dengan memahami arti dari nilai numerik tersebut. Jika kita buka buku-buku kimia, maka kita akan menemukan nomor atom unsur besi pada sistem periodik unsur adalah 26. Sekarang marilah kita hitung nilai numerik dari kata HADIID (besi) yang hasilnya seperti tertera pada tabel berikut:
hadid1.jpg
Jadi total Nilai Numerik dari kata HADIID adalah 26 yang merupakan nomor atom unsur besi (Fe). Selanjutnya silahkan hitung kata “ALLAH” dalam surat Al Hadid dari ayat pertama sampai ayat 25 dimana kata “BESI” terdapat, Anda akan dapatkan bahwa kata “ALLAH” digunakan untuk yang ke-26 pada akhir ayat 25 tersebut. Kalau diringkas adalah sebagai berikut:
atom-besi.jpg
Isotop dari Unsur Besi
Silahkan kembali buka buku-buku kimia untuk mengetahui apa itu ISOTOP. Umumnya, dalam suatu unsur atau elemen jumlah NETRON dan jumlah PROTON adalah sama. Misalnya unsur Berlium (Be) memiliki 4 proton dan 4 netron. Pospor terdiri dari 15 proton dan 15 netron. Para ahli kimia dan ahli fisika memperkenalkan konsep “massa atom” atau “berat atom” yang merupakan jumlah dari semua proton dan netron. Jadi Berat Atom=Proton+Netron. Berlium dengan 4 proton dan 4 netron memiliki berat atom 8, sementara berat atom Pospor adalah 30 karena memiliki 15 proton dan 15 netron. Namun demikian ada sejumlah elemen (unsur) yang memiliki jumlah netron yang bervariasi meskipun jumlah protonnya tetap. Variasi jumlah netron dalam sebuah unsur dengan jumlah proton yang sama ini disebut sebagai ISOTOP. Jadi ISOTOP adalah dua atau lebih bentuk dari sebuah elemen/unsur yang memiliki sifat-sifat kimia yang sama atau hampir sama dan nomor atom yang sama, tetapi berbeda dalam berat atomnya. Misalnya unsur U-235, U-238, U-239 adalah tiga jenis isotop dari unsur URANIUM.Bagaimana dengan unsur besi? Unsur besi juga mempunyai beberapa isotop. Secara alamiah unsur besi memiliki 4 isotop yaitu 54, 56, 57 dan 58, tetapi dari keempat isotop tersebut hanya 3 isotop yang stabil yaitu 56, 57 dan 58. Apakah ada hubungannya antara isotop besi dengan Al-Qur’an? Marilah kita kaji berikut ini:
1. Kata “Al-hadiid” yang berarti besi tertentu (a particular iron) karena artikel “al” kalau dalam bahasa Inggris sama dengan artikel “the”. Berarti kata “Al-hadiid” merujuk pada (unsur) besi tertentu. Ketika kata “Hadiid” digunakan dengan tambahan “Al” yang menjadi “Al-hadiid”, maka diperoleh total nilai numerik sebesar 57 (lihat tabel di bawah). Angka ini merujuk pada salah satu isotop dari unsur besi. Dari 3 isotop besi yang stabil (56, 57 dan 58), isotop 57 merupakan satu-satunya yang memiliki “nuclear spin[1]. Mungkin karena keistimewaan inilah, Allah menempatkan Surat Al-hadiid sebagai surat ke-57 dari Al-Qur’an.
hadid3.jpg
2. Surah Al-Hadid merupakan surat ke-58 dari Al-Qur’an jika diurut dari belakang, dan 58 tentunya merupakan salah satu dari isotop unsur besi. Kata “ALLAH” dalam surat Al-Hadid disebutkan sebanyak 32 kali, dan 32 menunjukkan jumlah netron dari isotop besi 58 atau 58Fe.
Apa yang dapat kita katakan dari itu semua adalah bahwa “Allah menghitung segala sesuatu satu persatu/ secara detail (QS 72:28). Tidak ada yang kebetulan bagi Allah, dan tidak pantas kita mengatakan angka itu hanyalah “OTAK ATIK MATUK” seperti kata orang jawa.
Allahuakbar........... Allahuakbar :) :)